Menurut pandangan yang umum , kita pasti sudah mengetahui bahwa pribadi yang optimis lebih baik posisinya dibandingkan dengan pribadi yang pesimis. Namun pada kenyataannya kalimat tersebut tidak tepat, mengapa demikian? Karena masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahannya.
READ MORE !!!
orang pesimis sebenarnya bisa tapi bilang tidak bisa sedangkan orang optimis sebenarnya tidak bisa tapi bilang bisa. Sebagai contoh real Orang-orang yang optimis adalah mereka yang kalau ditagih selalu menjawab dengan mantap, “Besok utangmu lunas.” Besoknya ditanya lagi, jawabannya sama. Maka banyak yang menyarankan: jangan memberi hutang kepada orang-orang optimis. Sedangkan contoh real orang-orang yang pesimis adalah kalau disuruh pasti jawabanya ”tidak bisa karena merasa tidak mampu” tetapi pada kenyataannya dia mampu melakukannya.
Maka dari itu hendaknya kita harus benar-benar menjadi pribadi yang benar-benar optimis sesuai dengan arti yang sebenarnya yang bearti benar bisa melakukannya tanpa harus menjadi pribadi yang pesimis karena pada kenyataannya pribadi yang pesimis jarang disukai oleh banyak orang.
Sumber :
http://www.portalhr.com/kolom/2id38.html
Sabtu, 27 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





-002.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar